Selasa, 23 Juli 2013

Perkembangan Terkini Teknologi Game



Game atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai permainan. Dalam Perkembangannya game yang dulu pada abad 19 masih bersifat tradisional, secara terus menerus berkembang dengan adanya teknologi-teknoplogi yang ditemukan. Perkembangan ini dimulai terutama pada pertengahan abad 19 (tahun 1900an). Dimana pada waktu itu komputer mulai ditemukan dan dengan semakin berkembangnya komputer tersebut, yang bukan saja sebagai alat bantu mempermudah kerja manusia, tetapi juga sebagai sarana hiburan. Pada saat itulah game berkembang seiring kebutuhan manusia akan hiburan tersebut.

Games pertama hanya berupa:
1. Permainan game 2 Dimensi
2. Permainan game 3 Dimensi
3. Permainan game online

PERKEMBANGAN GAMES
Berikut ini akan kita bahas mengenai perkembangan game dari dasar sampai:

Tahun 1951
Pada tanggal 5 Mei 1951, komputer Nimrod diperlihatkan pada Festival Britania. Dirancang secara eksklusif untuk memainkan permainan NIM; ini merupakan contoh pertama dari sebuah komputer digital yang dirancang khusus untuk memainkan game. Nimrod bisa bermain baik tradisional atau "terbalik" bentuk permainan.

NIM adalah numerik dua pemain permainan strategi, yang diyakini akan datang berasal dari cina kuno. NIM permainan Peraturannya sederhana: Ada sejumlah "tumpukan" (kelompok objek), dan masing-masing kelompok berisi jumlah objek tertentu (yang biasa array dimulai dari NIM adalah 3 tumpukan yang berisi 3, 4, dan 5 objek masing-masing) . Setiap pemain menghapus objek dari tumpukan bergantian, tapi semua benda harus dihapus dari satu tumpukan dan jumlah objek dihapus tidak 0. Pemain untuk mengambil objek terakhir tumpukan terakhir adalah pecundang, tetapi ada variasi permainan di mana pemain untuk mengambil objek terakhir tumpukan terakhir adalah pemenangnya.
Tahun 1958: Tennis for Two
Sudah dikatakan bahwa "Tenis For Two" menjadi inspirasi bagi dunia Atari video game terkenal "Pong". Permainan ini diciptakan oleh William Higinbotham, seorang ilmuwan dari Brookhaven National Laboratory. Hal ini dibuat sebagai hiburan, jadi laboratorium pengunjung punya sesuatu yang pada waktu luang. Permainan elektronik didesain dengan sangat baik untuk eranya
Pembuatannya dengan cara: bola dibuat banyak faktor seperti posisi / sudut kontak, kecepatan angin, gravitasi dan sebagainya, Anda harus menghindari bersih seperti di tenis nyata, dan banyak pilihan lain. Permainan hardware juga punya dua "joystick" (dua kontroler dengan tombol rotasi dan sebuah tombol masing-masing) yang terhubung ke konsol analog, dan sebuah osiloskop sebagai layar. Game ini menampilkan lapangan tenis sederhana dipandang dari samping. Bola seakan dipengaruhi oleh gravitasi dan harus melewati net/jaring. Dengan dua kontrol yang masing-masing dilengkapi knop untuk mengarahkan bola dan sebuah tombol untuk memukul bola sampai melewati net.

Tahun 1990an: 3D Game
Pada awal tahun 1980-an juga ditandai dengan hadirnya media penyimpan CD-ROM yang dalam waktu singkat menjadi populer. Era game 3 dimensi (3D) dengan perspektif orang pertama dan multiplayer game mulai muncul di era ini. Jadi, memang terasa bahwa pasar game komputer semakin berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi pendukungnya. Di sisi konsumen, game pun menjadi lebih nyata dan menarik.

Dengan power komputasi dan turunnya cost untuk prosesor seperti Intel 386, 486, dan Motorola 68000, di tahun 1990 perkembangan kemampuan multimedia dengan sound card dan CD-ROM lebih berarti.

Game 3D pertama adalah First Shooting Person

First Person Shooter adalah sebuah game di mana pemain memegang kontrol secara penuh pada tokoh utama dan dapat berinteraksi langsung dengan sekitarnya. Pemain berkonsentrasi pada bagaimana memilih senjata berbagai tipe dengan amunisi yang terbatas. Hal itu dilakukan untuk dapat memenangkan games yang sedang dimainkan.

Tahun 2000 : Game On-line/ Network Multimedia Game
Game pada tahun 1990 telah berkembang ke arah Network Multimedia Game, di mana banyak pemain dari lokasi yang saling berjauhan berinteraksi satu sama lain secara real time dalam satu jaringan komputer. Sebut saja misalnya yang pernah membuat demam kampus sekira tahun 2001 lalu.

Contoh lainnya adalah Counter Strike sebuah game 3D multiplayer mengambil tema simulasi taktik pertempuran.



Tahun 2003 : Era Penggunaan Graphic Card High Classification
Beberapa pihak selama ini mengklaim bahwa game console seperti Playstation dan XBOX adalah tempat terbaik untuk bermain game, sementara fungsi game di PC hanyalah fungsi tambahan. Kebanyakan gamer juga masih menganggap bahwa game console mampu memberikan gambar yang lebih baik ketimbang PC.Dalam hal ini anggapan tersebut bisa bersifat benar bisa juga salah.Namun seiring perkembangan komputer dan piranti2nyua anggapan itu biasaditepis dengan hadirnyaVideographic/videocad.Semenjak tahun 2003 (tepatnya di era Geforce 4), perkembangan teknologi videocard untuk PC sudah jauh diatas kemampuan chip grafis yang digunakan oleh game console terbaik saat itu.
Playstation2 dan XBOX (generasi pertama), saat itu memiliki kinerja yang masih dibawah Geforce4 Ti 4200.


Memang harus diakui bahwa harga videocard Geforce4 tipe tersebut saat itu masih lebih mahal daripada harga sebuah Playstation2. Hal itulah yang menyebabkan bermain game di PC dianggap sebagai hal yang mewah dan dianggap lebih menghabiskan biaya ketimbang bermain game di PC. Empat tahun telah berlalu dan kini game console telah menjelma pula menjadi barang mewah. XBOX telah berevolusi menjadi XBOX 360 yang kini harga jualnya sekitar 4 juta, dan Playstation2 juga telah alih generasi menjadi Playstation 3 yang dibandrol dengan harga 5 juta lebih.

X BOX 360

Playstation 3

Bila dulu harga game console lebih murah daripada sebuah PC biasa, kini harga sebuah game console lebih mahal daripada PC biasa bahkan notebook.
Banyak pecinta game console berpendapat harga tersebut pantas karena mereka mengangggap bahwa XBOX 360 dan Playstation3 adalah sarana bermain game yang memiliki tampilan grafis terbaik saat ini. Ini adalah anggapan yang salah besar, dan ini disebabkan karena para consoole mania tersebut terlaku lama melotot didepan TV bersama game console kesayanganya hingga tidak mengikuti perkembangan teknologi terkini. Hingga detik ini, PC masih tetap merupakan perangkat bermain game gaming yang lebih canggih dibanding game console terbaru sekalipun. Secara logika akal sehat saja, mustahil sebuah PC kalah canggih dibanding game console, karena semua game console diciptakan di PC. Saat ini, teknologi videocard untuk PC lagi-lagi telah jauh diatas kecanggihan teknologi game console terbaru. Seri videocard Geforce yang 4 tahun lalu masih seri ke 4, kini telah memasuki seri ke 8, yaitu Geforce 8800. Geforce 8800 seri termurah, yaitu Geforce 8800GTS 320MB memiliki teknologi & kinerja yang jauh diatas XBOX 360 dan Sony Playstation3. Namun harga videocard tersebut bahkan lebih murah dibanding harga Playstation3 dan XBOX 360.

Sebuah Gaming PC berbasis prosesor terbaru (Core2 Duo) dan menggunakan generasi videocard terkini (Geforce 8800GTS) memang akan menelan biaya nyaris 2X harga XBOX 360, namun Gaming PC tersebut memiliki fungsi yang 7X lebih banyak dibanding sebuah game console. Dan perlu diingat bahwa tampilan game di Gaming PC tersebut jauh lebih baik dibanding di XBOX 360.

Playstation4

Sony juga mengatakan bahwa PlayStation 4 akan memasuki pasaran pada "musim liburan" tahun 2013, kendati raksasa elektronik asal Jepang itu belum menyebutkan tanggal pastinya. Bisa dipastikan PS4 akan bersaing keras dengan Xbox One dalam menarik minat pembeli tahun ini. Konsol PS4 sendiri diperkuat prosesor AMD dengan delapan core "Jaguar" dan pemroses grafis Radeon, dipadu RAM GDDR5 sebesar 8 GB. Mesin game ini turut dilengkapi drive Blu-ray berkecepatan 6x dan hard disk internal. Sony memasangkan PS4 dengan controller canggih Dual-Shock 4 yang dilengkapi sejumlah fitur baru, seperti touchpad, speaker internal, dan motion detection.

Daftar Pustaka :

http://tekno.kompas.com/read/2013/06/11/11463162/Ini.Dia.Harga.Resmi.PlayStation.4
http://designbyhill.blogspot.com/2010/02/perkembangan-teknologi-game.html
http://elvinoap.blogspot.com/

0 komentar:

Posting Komentar